Indahnya Dunia dalam Kemulian Cinta-Nya (Sebuah Tulisan untuk dr. Basuki Pramana)

Kandangan, 22 Desember 2012

08.30 WITA

Hari ini, Sabtu, 22 Desember 2012 pukul 08.30 WITA aku membawa anakku untuk berobat ke RSUD Hasan Basry Kandangan (bangunan baru) sehubungan dengan kondisi kesehatannya yang menurun, yaitu : mulai sore Kamis, 22 Desember 2012, suhu badan di atas normal, kemudian pada malam harinya demam, bibir pecah-pecah, lidah (bagian atas) berwarna putih, perut sakit, mual (seperti hendak muntah), kepala pusing.

Oleh dokter pemeriksa, yaitu dr. Jati (maaf nama lengkap beliau saya tidak tahu) diarahkan ke Laboratorium RS untuk diambil sampel darah untuk pemeriksaaan kimia darah. Kata dokter Jati untuk memastikan apakah anak saya menderita thyfus atau demam berdarah (DBD). Dan kamipun menuruti saran dokter tersebut dan setelah menunggu hasil uji laboratorium maka inilah hasilnya :

hasil-lab-Idi-22122012

11.15 WITA

Jam arlojiku menunjukkan pukul 11.15 WITA ketika menerima hasil lab tersebut. Kamipun bergegas kembali ke RS lokasi yang baru untuk menyerahkan dan mengkonsultasikannya. Setibanya di ruang poli penyakit dalam kami hanya menemui seorang karyawan RS dan mengatakan bahwa para dokter akan mengadakan rapat di RS lama (dekat jembatan Antaluddin) sekaligus menyarankan kepada kami agar menemui dokter yang memeriksa anak saya (dr. Jati) di ruang IGD untuk menyerahkan hasil lab tersebut dan meminta resep obat. Kembali kamipun bergegas ke RS lama lagi. Setibanya di ruang IGD saya tengak tengok ke setiap ruangan di IGD tersebut namun tidak menemui dr. Jati. Sementara anakku kusuruh untuk menunggu saja dalam mobil (sambil berbaring).

Akhirnya, aku memutuskan untuk pulang ke rumah. Untuk menjaga suhu tubuhnya aku memberikan obat penurun panas yang biasa dijual bebas di pasaran (paracetamol).

Sehubungan dengan libur akhir pekan (Sabtu, Minggu) dan Cuti Bersama Hari Raya Natal 2012 (24 – 25 Desember 2012) maka pelayanan akan dibuka kembali pada hari Rabu, 26 Desember 2012.

18.45 WITA

Menjelang malan (maghrib) panas badannya naik lagi.

22.00 WITA

Aku mencari informasi seputar penyakit thyfus dengan bantuan Uncle Google di media internet dan menemukan link sebuah blog milik dr. Basuki Pramana di http://www.basukipramana@blogspot.com. aku coba memberanikan diri mengirim email kepada beliau dengan lampiran sebuah foto hasil scanner yang telah aku cropping untuk membuang bagian yang tidak penting (perlu) sebagaimana foto di atas. Selengkapnya email saya kepada beliau sebagai berikut :

Yth. Bapak Basuki Pramana

Salam sejahtera semoga Bapak senantiasa sehat wal’afiat selalu dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Anak saya sakit dari hari kamis kemarin, demam, perut sakit, kepala pusing, bibir pecah-pecah, lidah putih, kalau malam demam. Berikut juga saya lampirkan hasil tes darah dari lab RS setempat.

Mohon penjelasan hasil lab tersebut apakah thyfus atau demam berdarah.

Terima kasih atas perhatian dan perkenan Bapak.

Hormat saya,

Royani

Syukur alhamdulillah, tidak berapa lama email saya langsung mendapat balasan dari beliau :

To Royani,

Terima kasih atas kiriman email nya.

Tentang kesehatan anak anda, berapa usianya?

Melihat hasil pemeriksaan darahnya:L

Platelet ( PLT ): 163.000 ( masih dalam batas normal ), bukan Demam Berdarah.
Untuk Penyakit Tipes perut, dibutuhkan pemeriksaan Widal Test yg dalam hasil pemeriksaan itu tidak ada ( tidak dilakukan ) sehingga sukar menentukan apakah ini penyakit Tipes perut atau bukan.
Melihat gejala penyakit: ada demam ( terutama malam hari ), kepala pusing, lidah putih ( ujung lidah kemerahan ), bibir pecah ( karena ada demam, kekurangan cairan tubuh sehingga bibir pecah ), maka saya menduga ini adalah penyak,it Tipes perut.

Terapi ( pengobatan ):
1. pasien harus istirahat, berbaring di tempat tidur selama ia masih demam ( biasanya pada Tipes perut ada demam selama 4 hari pertama ).
2. banyak minum ( karena ada demam ) dan kompres dgn Handuk basah diatas kepala.
3. makanlah makanan yang banyak air misalnya bubur, selama masih ada demam, telur rebus, abon, tahu   .
4. Minum obat: kapsul Thiamphenikol ( generik ) 500 mg, sehari 4 kali selama 10 hari ( usia dewasa, > 12 thn ), bila usianya 6-12 th, minum kapsul Thiampohenikol 250 mg, 4 x sehari, 10 hari. Bila usianya 3- 6 tahun minumlah Sirop Thiamphenikol 4 x 1,5 sendok takar ( 5 CC ), 10 hari.
Tablet Penurun demam, misalnya Paracetamol ( generik ) atau Panadol ( patent ) 3 x 1 tablet/ hari selama masih ada demam. Usia 3-6 thn: 3x 1/4 – 1/5 tablet, usia < 3 thn: 3×1 sendok takar.
Minumlah tablet / kapsul Multivitamin, sehari 1 tablet / kaps.

Setelah 4 hari minum obat biasanya demam menurun, dan boleh makan nasi, aktifitas sehari-hari di dalam rumah saja dahulu. Obat dihabiskan  utk 10 hari.

Semoga  advis ini dapat menolong anak anda.

Salam,
dr. Basuki Pramana

Senin, 24 Desember 2012

09.00 WITA

Atas advis dari Beliau akupun pergi ke apotik untuk membeli obat yang beliau berikan.

Terima kasih yang tidak terhingga kami ucapkan kepada Bapak dr. Basuki Pramana atas konsultasi dan bantuan yang diberikan, anakku berangsur-angsur pulih dan menunjukkan peningkatan kesehatan yang sangat bagus. Sekali lagi terima kasih Pak Dokter.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan keselamatan kepada Bapak dan Keluarga Bapak. Amin.

(Mohon maaf yang sedalam-dalamnya seandainya dalam tulisan ini terdapat kekurangan ataupun sesuatu yang tidak berkenan di hati Bapak dr. Basuki Pramana)

About roeyani
South Borneo, nice place to be here, virgin forest, friendly people, dayak community at Meratus mountain, swimming cows, cheap every thing, easy staying in local people's home, secure journey.... so come to my place.....

2 Responses to Indahnya Dunia dalam Kemulian Cinta-Nya (Sebuah Tulisan untuk dr. Basuki Pramana)

  1. To Royani,

    Secara kebetulan saya mendapatkan Blog anda saat saya memasukkan nama saya sendiri di search engine Google.com ( http://www.google.com ), saya menemukan link Blog anda dan membaca ungkapan hati anda. Saya gembira kalau advis saya dapat meringankan penderitaan anak anda. Tuhan memberkati.

    Salam
    dr. Basuki Pramana

    • roeyani says:

      Terima kasih Pak Dokter..🙂 Semoga jejak langkah Bapak yang mulia mengilhami dokter-dokter Indonesia lainnya..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s